Wednesday, 13 August 2014



"Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat anda berikan dan bukan apa yang dapat anda peroleh" (Mahatma Gandhi).

"KENAPA sih," kata si-kaya pada pelayannya, " orang-orang mengatakan aku pelit. padahal, semua orang kan tahu kalau aku wafat nanti, akan kuberikan semua yang aku punya pada yayasan sosial dan panti asuhan?"

"Bolehkah saya ceritakan sebuah kisah tentang seekor ayam dan sapi," jawab pelayannya. Pelayan pun mulai bercerita.

Sapi begitu populer, sedangkan sang ayam tidak sama sekali. Hal ini sangat mengherankan sang ayam.

"Orang-orang berkata begitu manis tentang kelemahlembutan dan matamu yang begitu memancarkan penderitaan," kata ayam pada sapi. "Mereka mengira kamu begitu murah hati, karena tiap hari kamu memberi mereka krim dan susu. Tapi, bagaimana dengan aku? Aku memberikan semua yang aku punya. Kuberikan daging ayam dan keberikan bulu-buluku. Bahkan, mereka memasak dan membuat sup dengan kakiku untuk kaldu. Namun, tidak ada satupun yang berbuat baik kepadaku seperti itu. Kenapa sih kok bisa begitu?"

"Apakah anda tahu apa jawaban sang sapi?", tanya pelayan.

"Sang sapi berkata, 'Mungkin karena aku memberikannya sewaktu aku masih hidup'."


#SUPLEMEN JIWA